Dia menambahkan, untuk menjaga kerumunan masa, selain menjalan protokol kesehatan panitia penyelenggara pun membatasi peserta dalam turnamen ini, hanya sebanyak 16 club dengan sistem yang kalah langsung gugur.

“Dan waktu bertanding selama 2 x 20 menit tanpa perpanjang waktu, kalo pun terjadi draw maka pertandingan dilangsungkan dengan adu pinalti,” ujar mantan pemain tarkam yang sempat bersinar di era 90an di Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor itu.D

BACA JUGA :  Peduli Mobilitas Wartawan, Dinkes Kota Bogor Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis di Mako PWI

Di sisi lain, Muhammad Riyan Bahtiar salah satu pemain muda berbakat berusia 18 tahun, yang sedang merumput di club Sadulur FC menuturkan, meski awalnya ada kesan kurang serius dalam menjalankan pertandingan.

BACA JUGA :  Polisi Ciduk Bandar Miras Ilegal di Bogor, Sitaan Capai 1.134 Botol

“Karena pertandingan dilaksanakan pada pagi hari dan waktu nya cuma 20 menit dalam satu babak, tapi adanya turnamen ini cukup mengobati kerinduan kami para penggiat dan pecinta olahraga sepak bola,” tuturnya dengan nada sumringah. (Didin/CR)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================