BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Minat masyarakat terhadap Batu Akik dan aksesoris berbahan batu tak pernah surut, meski tren penjualannya saat ini tak seramai pada tahun 2014 hingga 2015 lalu.
Namun batu opal (nama populer batu kalimaya) yang berasal dari kawasan Curug Bitung, Kecamatan Curug Bitung, Lebak Banten masih menjadi buruan para kolektor.
Salah satu pengrajin batu akik, Emus Muslihat (41) yang merupakan warga Kampung Parungsapi Mesjid RT 03/09 Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor menuturkan bahwa, meski peminat batu akik tidak ramai seperti dulu akan tetapi peminatnya masih ada.
Karna ituah sampai saat ini dirinya bertahan menggantungkan kebutuhan hidup dengan mengolah dan menjual batu akik.
“Saya menggeluti dunia perbatu akikan dari tahun 2014, biasa ngambil bahan dari penambang batu mulia di Lebak Banten” ujarnya kepada bogor-today.com, Minggu (22/8/2021).
Dirinya mengungkapkan untuk harga batu Kalimaya sendiri beragam tergantung dari bentuk, ukuran dan keunikan warna (jarong). Ada yang ratusan ribu hingga jutaan, terlebih jika batunya udah mengantongi sertifikat batu mulia. “Kalau yang sudah bersertifikat itu bisa puluhan juta rupiah,” tukasnya. (Didin/CR).
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















