Selain dipenuhi penjual ponsel, ada pula yang menawarkan jasa servis. Uniknya mereka menggantungkan poster ukuran kecil yang digantungkan di leher mereka.

“Mampir sini kak, liat dulu HP nya, harga PPKM kak, servisnya kak,” teriakan satu per satu penjaga tenant saat kendaraan lewat di depan mereka.

Lukman, yang merupakan penyedia jasa servis handphone mengaku hal itu dilakukan demi mengejar target. “Selama PPKM darurat ini mal ditutup jadi kami jualan dan buka jasa servis di luar dulu, Kami juga harus kejar target penjualan kan kak,” ujar Lukman.

BACA JUGA :  Pemkab dan Pemkot Bogor Sinergi Matangkan Persiapan Pembangunan PSEL dan BBMT di Galuga

Pria berkacamata ini mengaku jauh lebih nyaman berjualan di dalam mal ketimbang di luar dengan menggunakan bagasi mobil. Pasalnya, mereka harus berjualan di bawah terik matahari dan jika hujan, mereka harus cepat-cepat menutup lapak mereka.

BACA JUGA :  Unpad Resmi Buka Program Doktor Fisika Mulai Tahun Akademik 2026/2027, Fokus pada Riset dan Inovasi Berkelanjutan

Mereka berharap, Pemerintah Kota (pemkot) Bogor tidak memperpanjang masa PPKM Darurat ini yang mulai diberlakukan sejak tanggal 3 Juli 2021 sampai nanti tanggal 23 Agustus 2021 mendatang. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================