BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Beberapa bulan ini, seluruh PK KNPI di Kabupaten Bogor menggelar  Musyawarah Kecamatan (Muscam) PK KNPI karena tak lama lagi akan digelar Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Bogor, menjelang habisnya masa jabatan dan pengirus DPD KNPI Kabupaten Bogor.

Jika di kecamatan lain Muscam berjalan lancar, namun lain halnya dengan Muscam PK KNPI Kecamatan Nanggung,  perebutan kursi nomor satu di wilayah Nanggung yang digelar Sabtu 11 November 2021 berujung chaos (ricuh, red).

Muscam yang digelar di Aula Gedung PGRI Cabang Nanggung awalnya berjalan kondusif, tapi setelah beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) meminta verifikasi ulang kepada panitia pelaksana kegaduhan pun mulai muncul hingga berujung dengan keributan.

Baca Juga :  DPMD Umumkan 39 Peserta Terbaik Lomba Profil Desa Kabupaten Bogor

Pasalnya, beberapa OKP tersebut menduga bahwa ada beberapa OKP yang dinilai ilegal, dan saat di konfirmasi panitia dinilai tidak transparan.

Kejadian tersebut dibenarkan Asep Ap yang mengikuti prosesi dari awal Muscam PK KNPI Nanggung yang harus di tunda lantaran Ricuh.

“Iya bener kang Keos, Karena ada beberapa OKP yang mencurigai ada OKP OKP yang ilegal, dan panitia tidak mau memperipikasi ulang, mangkanya terjadi Keos hingga kompetisi yang di ikuti oleh dua kandidat Isep Firdaus dan Amdin Nukliri harus tertunda,” kata Asep sebagai tim pemenangan Isep , (12/9/2021).

Baca Juga :  Dua Kampung di Rumpin Kesulitan Air Bersih

Disisi lain Angggi salah satu pemuda yang sedang mengemban pendidikan di STKIP Muhammadiyah Leuwiliang pun menuturkan hal serupa, dimana dirinya sangat perihatin setelah mengetahui Muscam yang berujung keos itu melalui medsos.

“Betul bang katanya ricuh, jujur saya mah prihatin banget bang sebab apapun alasannya menurut saya itu bukan cerminan yang baik apalagi buat kami generasi muda,” singkatnya. (Didin/CR)