Jumlah Korban Penipuan Invetasi Bodong yang Dilakukan Oknum Guru Madrasah di Bogor Bertambah
Jumlah Korban Penipuan Invetasi Bodong yang Dilakukan Oknum Guru Madrasah di Bogor Bertambah. Foto : Ilustrasi

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Jumlah korban atas kasus dugaan penipuan investasi bodong yang ditawarkan seorang oknum guru Madrasah di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor bertambah mencapai 937 orang. Sebelumnya, terdapay 837 orang yang turut berinvestasi dan menjadi anggota arisan sembako ini. Jika ditotal, jumlah uang yang diterima pelaku mencapai Rp 23,4 miliar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor AKP Handreas Ardian menyebut, mayoritas korban merupakan warga dari dua desa di Kecamatan Sukajaya.

Baca Juga :  Pedagang Bakso Keliling di Keroyok Jamaah, Kenapa?

“Sebelumnya korban berjumlah 837 orang. Jika dalam program arisan dan sembako ini bertambah 100 orang dengan tingkat kerugian mencapai Rp 7,5 miliar. Para korban ini tertipu janji keuntungan besar dari investasi fiktif berkedok program arisan dan sembako,”papar Handres, Selasa (28/9/2021).

Handreas menerangkan bahwa, kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan pengembangan dari tersangka berinisial I alias Iwong (32) yang ditangkap oleh polisi beberapa hari lalu. Tersangka juga merupakan seorang guru madrasah di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  110 Tenaga Kesehatan TNI Tiba di Bogor, Danrem Langsung Menerjunkan ke Pelosok

Tersangka, dalam kasus ini menjanjikan keuntungan lebih besar dalam waktu singkat kepada para korban dengan menyasar korban yang memang sedang membutuhkan uang di saat pandemi Covid-19. Untuk lebih meyakinkan korban, tersangka menggandeng seorang tokoh dalam menyampaikan keuntungan investasi arisan dan sembako yang direncanakan cair saat Lebaran pada 2020 lalu.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua