KCD Pendidikan Jawa Barat Memutuskan Hentikan PTM 2 SMA di Bogor.
KCD Pendidikan Jawa Barat Memutuskan Hentikan PTM 2 SMA di Bogor.

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Pasca terjadinya peristiwa pengeroyokan terhadap pelajar yang menyebabkan meninggal dunia, pada Rabu (6/10/2021) malam, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat memutuskan untuk menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), di SMAN 6 dan SMAN 7 Bogor.

Kasie Pengawas KCD Pendidikan Wilayah II Jawa Barat, Irman Khaeruman menyebutkan, surat penghentian PTM itu sudah disampaikan kepada masing-masing sekolah termasuk Satgas Covid hingga waktu yang tidak ditentukan,“ ujar Irman kepada wartawan, belum lama ini.

Langkah selanjutnya, kata Irman KCD akan melakukan evaluasi terkait hal itu terhadap dua sekolah tersebut.

Selain itu, Irman juga akan lebih fokus terlebih dahulu kepada 113 sekolah lain di tingkat SMA dan SMK, agar PTM bisa berlanjut. Pasalnya, dia tidak ingin kejadian ini menyebabkan PTM ditunda setelah baru dilaksanakan selama tiga hari sejak Senin (4/10/2021).

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

“Untuk sekolah, hanya dua sekolah tersebut yang kita tunda,” tegasnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi langkah KCD terhadap dua sekolah yang bersangkutan. “Jangan sampai ada kerumunan apalagi sesuatu yang meresahkan masyarakat,” ujar Dedie.

Dedie mengatakan, tidak ada kesempatan lagi bagi mereka yang ingin membuat kacau suasana Kota Bogor yang kemudian nantinya malah kontraproduktif dengan rencana PTM.

Sebelumnya, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro terus mengimbau agar para siswa tidak berkerumun sepulang sekolah. Hal itu juga menghindari adanya aksi tawuran yang kerap terjadi di antara siswa antar sekolah.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

“Ketika ada yang berkerumun, petugas akan foto mereka dari sekolah mana, kita bersurat kepada sekolah tersebut, memberikan teguran sekaligus mengevaluasi pelaksanaan PTM yang dilaksanakan. Berarti pelajar ini tidak memanfaatkan waktu PTM ini dengan sebaik-baiknya,” jelasnya

Susatyo berharap, PTM di Kota Bogor bisa berjalan dengan tertib. Sehingga sekolah lain yang belum menggelar PTM bisa menyusul, dan tidak menimbulkan klaster baru. Mengingat angka kasus Covid-19 di Kota Bogor mulai menurun. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================