korban longsor

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR Korban longsor proyek rel ganda di Sirnasari, RT 07/04, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor mendatangi kantor hukum LBH 1201, lantaran mereka belum mendapatkan ganti rugi longsoran imbas pembangunan proyek rel ganda Bogor-Sukabumi.

“Jadi kedatangan kesini untuk mengadukan nasib warga kami yang terkena dampak pembangunan. Sudah dua bulan mereka belum mendapatkan ganti rugi atas kejadian longsor itu,” ujar Ketua RW 04, Ahmad Yani kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).

Menurutnya, total ada empat rumah warga yang terkena dampak longsoran imbas proyek pembangunan rel ganda Bogor-Sukabumi ini.

Rata-rata warga mengalami kerugian secara materil lantaran sejumlah peralatan rumah tangga rusak imbas terkena longsoran pada, Rabu (8/9/2021) lalu.

BACA JUGA :  Mengunyah Bisa Usir Kantuk? Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

“Kita sebenarnya sudah mengupayakan mengadu ke pemerintah hingga pekerjanya (proyek rel ganda) untuk minta ganti rugi. Mereka juga sudah menjajikan akan mengganti, tapi sampai saat ini tidak ada realisasinya. Mudah-mudahan dengan mengadu ke kuasa hukum bisa didengar dan diganti rugi secepatnya,” ungkapnya.

Sementara itu, warga terdampak longsoran, Sugandi (55) berharap agar tuntutannya dapat direalisasi, mengingat tv, kulkas, kasur hingga sejumlah peralatan rumah tangga milik warga terdampak longsoran sudah tidak bisa digunakan kembali.

“Saya minta ganti rugi karena sudah merugikan masyarakat. Total perkiraan kerugian bisa mencapai Rp5 jutaan lebih, ada 4 rumah warga yang terdampak,” katanya.

Disisi lain, kakek yang mengaku sudah tinggal selama 40 tahun di Sirnasari ini mengaku tengah dilanda kecemasan bencana longsoran susulan. Mengingat, kondisi cuaca saat ini sudah masuk ke musim penghujan.

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

“Kalau dibilang khawatir longsor susulan ya khawatir. Apalagi tidak ada saluran air di sekitar proyek. Sementara kondisi pembangunan masih berjalan. Tapi mau bagaimana lagi, mau ngongtrak gak ada uang,” ujar dia.

Menanggapi itu, Juru Bicara LBH 1201, Sastra mengaku, saat ini pihaknya akan melakukan kajian bersama timnya untuk menindaklanjuti atas laporan warga tersebut.

“Kita sudah terima laporan warga. Dan kita akan segera terjun ke lapangan untuk mengecek lokasi. Intinya kita akan terus kawal dan follow up sampai tuntas kasus ini. Warga tidak perlu khawatir, kita akan bela agar diganti rugi,” pungkasnya. (Aditya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================