
“Bagi yang lulusan SD misalnya, diberikan kemudahan untuk program kejar paket. Bagi yang belum memiliki SIM B1, dibantu. Yang penting punya kemampuan untuk mengemudikan bus,” terang Bima.
Untuk diketahui, Pemerintah Kota Bogor telah mengkonversi angkot menjadi satu Bus Kita Trans Pakuan.
program konversi ini esensinya sebagai mengurangi angkot-angkot di Kota Bogor. Jadi tiga unit angkot akan digantikan menjadi satu unit Bus Kita Trans Pakuan.
Untuk itu, dirinya telah menargetkan kedepannya akan semakin berkurang angkot yang beroperasi di pusat Kota Bogor.
Menurut Bima, dari total 30 angkot tersebut sudah jelas datanya ada yang diplat hitamkan dan dibesituakan sehingga tidak boleh beroperasi lagi. Sehingga nantinya, tidak akan ada lagi angkot yang beroperasi di Kota Bogor dari total 147 angkot tersebut, nanti totalnya akan semakin banyak sampai 2024.
“Yang pertama datanya jelas satu bus menggantikan 3 angkot yang berplat berapa saja dan yang memang ada persyaratanya, usianya kemudian SIM B1 dan juga pendidikan. Kedua untuk pengemudi bus juga nanti semuanya dari pengemudi angkot yang direkrut,” ungkap Bima.
“Tapi kita akan bantu kita mudahkan untuk awal ini pasti ada masa transisi nya ada yang mantan supir angkot ada juga yang mantan pengemudi bus PDJT. Besok akan dimulai uji coba untuk koridor 5 dan 10 bus ,” tambahnya.
Bus Kita Trans Pakuan ini akan melayani enam koridor trayek cakupan layanan BTS di Kota Bogor.
Koridor 1: Terminal Bubulak – Yasmin – Warung Jambu – Baranangsiang / Cidangiang.
Koridor 2: Terminal Bubulak – Stasiun Bogor – KRB – Baranangsiang / Cidangiang – Ciawi
Koridor 3: Terminal Bubulak – Stasiun Bogor – KRB – Suryakencana / Empang – Sukasari – Lawanggintung – Ciawi
Koridor 4: Ciawi – Baranangsiang / Cidangiang – KRB – Warung Jambu – Pomad / Ciparigi (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














