
Menurut dia, kemunculan jentik jentik nyamuk demam berdarah di kampung Gedong, disebabkan oleh tingginya curah hujan yang melanda Ciampea, sehingga berdampak pada tersumbatnya saluran drainase yang ada di sekitar rumah korban.
Selain itu, penyebab kemunculan nyamuk DBD juga dipengaruhi oleh rendahnya tingkat kesadaran Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) disekitar tempat tinggal Putri. Dengan demikian pertumbuhan jentik nyamuk Aedes aegypti berkembang subur.
“Saat putri diketahui terserang DBD, Putri sempat dibawa ke Puskesmas Ciampea bahkan sempat menjalani rawat inap selama tiga hari,” kata Ato.
Namun karena kondisinya semakin memburuk, pihak Puskesmas memberikan surat rujukan ke salah satu rumah sakit yang ada di Kota Bogor. Tetapi baru beberapa hari menajalani perawatan dirawat ICU, nyawa Putri tidak tertolong. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















