Menurut Lizz, dirinya dapat melihat energi kegembiraan dalam hubungan teknologi dan kreatifitas disini (Bogor) dan ini merupakan peluang bagi masa depan. Ta hanya itu, Lizz juga berharap banyak masyarakat Indonesia khususnya Bogor berkunjung ke negaranya agar dapat melihat industri teknologi di Inggris.

“Selamat kepada wirausha yang telah terpilih untuk program ini, terimakasih,” ucap Lizz.

Sementara, dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil merasa bangga mendapatkan kunjungan dari Menteri Luar Negeri Inggris. Istimewanya, kata Emil sapaan akrabnya Lizz meminta untuk membuka restoran di London yang menyediakan minuman cendol. Hal itu, dikatakan Lizz usai menerima hidangan cendol ‘elizabeth’yang sesuai dengan namannya.

BACA JUGA :  Rutin Konsumsi Semangka Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

“Menlu Inggris kesini untuk melihat Jabar yang diwakili Bogor sangat progresif untuk kemajuan ekonomi kreatifnya. Karena menurutnya ada program dari Pemerintah Inggris dalam membantu Start Up yang keren menjadi besar dan skalanya mendunia dan itu targetnya,” kata Emil.

Emil, menyebutkan bahwa pihaknya bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya pada April mendatang akan memenuhi undangan dari Menlu Inggris untuk mengkoneksi apa yang sudah diprogramkan di Bogor untuk skala besar di Inggris.

Dirinya juga melaporkan bahwa kerjasama selama di Glasgow Inggris mempresentasikan Citarum, kemudian kerjasama membangun politeknik maritim dan Lizz saat itu sangat antusias.

BACA JUGA :  SpongeBob SquarePants Hadir dengan Musim Ke-17, Petualangan di Bikini Bottom Berlanjut pada 2026

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengakui, beberapa forum ekonomi kreatif anak muda di Bogor sudah masuk radar Pemerintah Inggris, sehingga mendapat bimbingan dan mendapatkan ekspos jaringan internasional.

“Kita sambut itu dengan mengaktivasi disini. Yang menariknya lagi adalah ketika isu itu masuk dan menjadi konsen dari dunia internasional. Ini kan isu lingkungan hidup, energi efisinsi dan sebagainya. Jadi anak muda harus masuk ke isu-isu itu bukan hanya sekedar konteknya ekonomi,” pungkas Bima. (Naila/MG/Aditya).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================