
“Jelas akan sulit kalau tidak dikoneksikan, makanya kita berharap untuk segera direalisasikan bagaimanpun caranya, entah melalui investor, CSR atau melalui anggaran Pemda atau minta bantuan nasional sekalian.” Ujar Icang.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan (Dapil) V, Daen Nuhdiana mengamini kritikan sekaligus usulan yang tertuang dalam giat reses tersebut.
“Semua usulan dan masukan akan dibawa ke dewan, karena untuk tahun 2022 itu kan belum selesai pembahasannya, untuk itu semua ini kita tampung dulu,” ungkap politisi partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Anggota Komisi 3 dari DPRD Kabupaten Bogor itupun berjanji akan membawa semua aspirasi dalam pembahasan rapat paripurna nantinya.
“Nanti kita bahas ulang karna untuk anggaran 2022 belum ketuk palu, dan tinggal bagaimana nanti disatukan dengan visi misi Bupati Bogor, mana yang masuk skala prioritas baru kita soundingkan dengan SKPD,” tutupnya. (Didin/CR)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















