MAK Masna (80), salah satu pengrajin keranjang bongsang dari bambu asal Kampung Tegal Waru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Rabu (22/12/2021).

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Seorang nenek yang mempunyai 25 cucu dari 9 anak ini, merupakan perajin keranjang berbahan bambu dari generasi kedua yang ditekuni orang tuanya.

Setiap harinya, nenek berusia 80 tahun tersebut mampu menghasilkan 50 keranjang dengan harga yang dia terima dari si pengepul sebesar 30 ribu rupiah untuk 100 keranjang bongsang. (Bogor-today.com / Aditya)

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh
Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================