Sementara, Kepala Desa Bojong Rangkas, Iding Habudin membenarkan peristiwa itu. Iding memastikan, peristiwa yang menimpa MS merupakan kecelakaan tunggal yang disebabkan penyakit yang diderita korban.

“Atas kejadian ini, keluarga enggan dilakukan otopsi, jadi langsung dimakamkan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Memanas

Kata Iding, hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh MS.

“MS ini semula bekerja di Ibu Kota Jakarta. Namun dalam tiga pekan terakhir, korban pulang dan menetap kembali di Bogor,” ucap Iding. (B. Supriyadi).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================