Ia yang harus melawan penyakit tersebut dengan sebuah proyek lagu, namun akhirnya ia harus menyerah dengan itu semua. Dan ia mengatakan bahwa ia selalu disuruh mengulang-ulang, jika tidak nanti ada yang akan celaka.

“Lagi main tiba-tiba disuruh ngulang sama pikiran gue. Kalau nggak, akan ada yang celaka,” kata Aliando Syarief.

BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

Ternyata ini bukan kali pertama Aliando Syarief mengalami OCD. Sebelumnya, ia pernah menderita penyakit tersebut di kelas 2 SD.

“OCDnya selesai karena gue berpikir bodo amat, jangan dipikirin. Jiwa kita lebih besar dari penyakit ini. Mungkin karena anak-anak, belum ada banyak pikiran. tapi di umur 25 ini, makin parah,” kata Aliando Syarief. (net)

BACA JUGA :  Tanda Kolagen Menurun pada Kulit dan Faktor yang Mempercepat Penuaan Wajah

 

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================