Buntut Dugaan Pelecehan Seksual
Ilustrasi pelecehan seksual.

BOGOR-TODAY.COM, BOGORBuntut dugaan pelecehan seksual terhadap 64 anak didiknya, pelatih futsal berinisial GJ asal Bogor dinonaktifkan dari AAFI (Asosiasi Akademi Futsal Indonesia)

Penonaktifan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: SKEP/30.AAFI/II/2022 berlogo AAFI, yang diunggah akun Instagram @aafinasional, Kamis (3/2/2022). Surat itu ditandatangani oleh Ketua AAFI Sayan Karmadi.

“Berdasarkan surat dari Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Regional Kabupaten Bogor Nomor: 003/AAFI/II/2002 Nomor: 003/AAFI/II/2002, Tanggal 3 Februari 2022, Perihal: Menonaktifkan Ketua AAFI Regional Kabupaten Bogor,” bunyi surat keputusan tersebut.

“Dengan ini memutuskan bahwa yang di atas telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Ketua Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Regional Kabupaten Bogor dan tidak diperbolehkan terlibat pada aktivitas futsal di bawah naungan AAFI, atas tindakan dan kasus yang beredar saat ini,” sambungnya.

Surat AAFI memutuskan mengambil tindakan tersebut demi menjaga dan mengembangkan anak-anak. Selebihnya, AAFI menyerahkan proses hukum GJ kepada pihak berwajib.

“Secara organisasi kita harus memutuskan apa yang harus menjadi tindakan, selebihnya proses hukum diserahkan kepada yang berwenang. kita punya amanah besar untuk menjaga & mengembangkan anak2 ke depan yg lebih baik, ini hanya oknum semoga kita trus bisa lebih baik,” tulis keterangan pada unggahan surat itu.

Sementara, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/2/2022) Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut. Iman menyebut pihaknya akan melakukan upaya jemput bola untuk menggali keterangan dari para korban.

“Kami akan akan mengusut tuntas jika alat bukti kuat akan dilakukan upaya hukum terhadap terduga pelaku,” kata Iman. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman
BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================