Karena merasa curiga lantaran korban terlihat kebingungan, penjual pulsa pun merebut handphone korban dan mengambil alih pembicaraan dengan pelaku.

“Sadarnya setelah handphonenya diambil sama orang konter yang ambil alih pembicaraan sama pelakunya dan ade saya disuruh pulang minta uang ke orang tua buat bayar dulu. Itu sengaja, suruh pulang dengan maksud buat orangtua tahu kalau ada kejadian ini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Orang Tua Wajib Tahu, Ini Jarak Aman Anak Menonton TV dan Dampaknya bagi Kesehatan Mata

Iswan juga mengaku sempat menghubungi nomor pelaku bahkan melakukan video call dan ternyata masih aktif.

“Saya telusuri semua nomornya aktif, bahkan saya sempat VC (video call) dan diangkat oleh pelaku, dia tutup mata pake tangan, kaget sepertinya,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Jaro Ade Resmi Buka Turnamen Golf Bergengsi HJB ke-544 di Gunung Putri

Atas kejadian itu, handphone milik korban ditahan sebagai jaminan.

Ia berharap, agar kasus serupa tidak terulang dan meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut dan menindak pelaku hipnotis modus isi pulsa.(B. Supriyadi).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================