
Ia juga meminta agar seluruh Kabupaten/Kota melakukan update data dan edukasi, dengan terus mengupdate sistem informasi agar informasi yang disampaikan akurat. Updating informasi kapasitas TT Covid-19 di RS, informasi pengisian oksigen, kasus aktif, pelayanan Isoter mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa dan Kelurahan. Kemudian tingkatkan edukasi kepada masyarakat kaitan Protokol Kesehatan 3M dan vaksinasi, serta tingkatkan koordinasi antara Provinsi Jabar dan seluruh Satgas Kabupaten/Kota.
“Saya minta kepada Bupati/Walikota seluruh Jawa Barat untuk menginstruksikan kepada Perangkat Daerah, Camat, serta Desa/Kelurahan untuk melakukan upaya pencegahan sesuai arahan Inmendagri, aktifkan Satgas dan Posko Covid-19 Isolasi Terpadu di Desa,” imbuhnya.
Untuk diketahui sebagai upaya percepatan menekan lonjakan kasus Covid-19 Varian Omicron, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercapat peningkatan capaian vaksinasi berikut datanya, Total Sasaran (orang) : 4.216.879, Total Dosis : 8.433.758, capaian Vaksin Dosis 1: 3.590.432 (85,14%), capaian Vaksin Dosis 2: 2.225.853 (52,78%) dan capaian Vaksin Dosis 3: 56.805 (117,07%)
Sebagai informasi hadir dalam kegiatan rakor Penanganan Kasus covid-19 Varian Omicron virtual yakni, Sekda Kabupaten Bogor selaku Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19, Kapolres Bogor, Perwakilan Kodimdim 0621, Dinkes, (Koord. Bid. Penanganan Kesehatan), Diskominfo (Koord. Bid. Komunikasi Publik), Pol PP (Koord. Bid.Penegakan Hukum dan Pendisiplinan), BPBD (Koord. Bid. Perubahan Perilaku), Bakesbangpol dan Anggota Sekretariat Satgas Covid-19. (*)















