“Selain makan, sempat ngopi dan ngudud (merokok, red) segala, malah ada yang aneh karena salah satu pelaku sempat nanyain mana kerbau milik pak haji yang dititipkan ke saya,” tukasnya.

Beruntung dalam insiden tersebut tidak menelan korban jiwa, hanya saja enam ekor kerbau raib dibawa maling.

Akibatnya, Haris dan keluarga mengaku mengalami trauma.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Tantang Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Terpisah, Kepala Desa WargaJaya, Eman Suryatman, membenarkan adanya perampok yang menimpa salah satu warganya.

“Iya benar, tadi meski warga tersebut belum laporan ke desa, tapi kita langsung kerumahnya,” ujar Eman.

Eman menyampaikan, kondisi rumah korban yang terbilang cukup jauh dari permukiman warga yang membuat para pelaku yang diperkirakan berjumlah 10 itu leluasa beraksi.

BACA JUGA :  Mengapa Dajjal Tidak Disebutkan Secara Langsung dalam Al-Qur’an?

“Untung anak pak Haris bisa melepaskan tangannya yang diikat tali, hingga sekitar jam 03:00 pagi bisa memberi tahu warga terdekat sehingga warga turut membantu dan Alhamdulillah dari 12 ekor kerbau yang dibawa maling itu enam ditemukan warga dilokasi yang cukup jauh dan sisanya hilang,” tukasnya. (Didin/CR)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================