BMKG Memberi Penjelasan dan Penyebab Hujan Es di Surabaya

BMKG Memberi Penjelasan dan Penyebab Hujan Es di Surabaya

BOGOR-TODAY.COM, SURABAYA – Hujan es sebesar kerikil disertai angin kencang melanda Kota Surabaya, Senin (21/02/2022) sore.

Wilayah paling terasa di kawasan Wiyung. Seperti disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Ridwan Mubarun.

Ia menjelaskan hujan es melanda kawasan Wiyung, sementara di daerah lain justru pohon-pohon yang bertumbangan diterjang angin kencang.

“Kalau hujan es infonya di Wiyung. Kalau yang banyak ini pohon tumbang,” ujarnya, Senin (21/02/2022).

Soal hujan di Kota Surabaya ini, Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas 1 Juanda Sidoarjo memberi penjelasan.

BACA JUGA :  SpongeBob SquarePants Hadir dengan Musim Ke-17, Petualangan di Bikini Bottom Berlanjut pada 2026

Dalam unggahan instagram @infobmkgjuanda yang bercentang biru tersebut menjelaskan definisi hujan es dalam ilmu meteorologi disebut juga hail. Hail atau hujan es ini adalah presipitasi yang terdiri dari bola-bola es.

“Hujan es ini disebabkan oleh awan Cumulonimbus (Cb),” ditulis diunggahan, Senin (21/2/2022).

Dalam unggahan tersebut BMKG Juanda juga menjelaskan proses terjadinya hujan es, bahwa puncak awan Cb dapat menghasilkan butiran es ketika downdraft (aliran udara kebawah) dari awan Cb cukup tinggi dan didukung suhu permukaan atau daratan cukup tinggi.

BACA JUGA :  Truk Tangki Tabrak Truk Parkir di Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

“Maka hujan dari awan Cb jatuh dalam bentuk butiran es,” tulisnya.

BMKG Juanda juga membagikan tips saat hujan es, diantaranya berlindung di tempat yang kokoh, jangan beraktivitas di ruang terbuka dan jangan masukan esnya ke dalam gelas sebagai minuman.

“Karena kita tidak tahu partikel polutan apa saja yang ikut mengkristal. Dan jangan lupa lapor ke akun media sosial resmi @infobmkgjuanda,” tulis akun tersebut. (net)

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================