2 jembatan
2 jembatan di Kampung Kadujangkung, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, dan jembatan di Kampung Sindangresmi, Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang dilaporkan putus diterjang banjir.

BOGOR-TODAY.COM, PANDEGLANG2 jembatan di Kampung Kadujangkung, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, dan jembatan di Kampung Sindangresmi, Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang dilaporkan putus diterjang banjir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang Rahmat Zultika mengatakan selain berdampak pada jembatan, banjir menyebabkan ratusan rumah terendam.

“Iya benar dua buah jembatan penghubung warga desa dilaporkan terputus. Akibat bencana banjir dan longsor,” kata Rahmat kepada wartawan, Selasa (1/3/2022).

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Menurutnya, jembatan di Kampung Kadujangkung merupakan jembatan permanen.

Sementara itu, jembatan gantung di Kampung Sindangresmi terputus karena terbawa oleh air sungai.

“Selain dua buah jembatan putus, ratusan rumah terendam banjir. Tersebar di empat kecamatan,” tuturnya.

Kata dia, ketinggian banjir mulai surut dari 1,5 meter menjadi sekitar 1 meter. Rahmat mengatakan BPBD terus mengumpulkan data terkait banjir.

BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

“Dengan ketinggian air dari mulai 40 centimeter sampai 1 meter,” ucapnya.

Berikut jumlah wilayah yang terendam banjir:

  • 8 kampung di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang.
  • 2 kampung di Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan.
  • 2 desa di Kecamatan Cigeulis.
  • 1 desa di Kecamatan Pagelaran. (*)
Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================