“Konstitusi Indonesia sudah mengamanatkan Pemilu digelar lima tahun sekali. Dengan adanya wacana penundaan Pemilu tentunya akan bermasalah karena adanya pihak yang ingin mengedepankan kepentingan sendiri,” kata JK usai menghadiri Mubes IKA Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, beberapa waktu lalu.

“Konstitusinya lima tahun sekali. Kalau tidak taat konstitusi maka negeri ini akan ribut,” tambahnya.

BACA JUGA :  Benjolan di Ketiak Jangan Diabaikan, Kenali Penyebab dan Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Ia menilai, seharusnya seluruh elite politik Indonesia memilih taat pada konstitusi yang sudah diatur saat ini. Sebab, bangsa Indonesia memiliki sejarah Panjang tentang konflik.

“Kita terlalu punya konflik. Kita taat pada konstitusi. Itu saja,” ucapnya.

Sebagai informasi, wacana penundaan Pemilu 2024 muncul baru-baru ini tidak lama setelah pengumuman jadwal Pemilu 2024 oleh KPU RI.

BACA JUGA :  Waspadai! Ini 7 Tanda Diabetes pada Pria yang Kerap Dianggap Sepele

Usulan menunda pemilu awalnya muncul dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Dukungan itu kemudian disusul oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan. (B.Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================