Saat proses evakuasi, monyet tersebut terus berpindah-pindah ketika hendak ditangkap.

“Monyetnya itu berpindah-pindah dan gesit, lari ke sana ke mari, naik turun pohon, Itu yang menyulitkan untuk ditangkap,” kata Bima.

Bima menyebut petugas Damkar melakukan berbagai cara untuk menangkap monyet liar tersebut. Mulai dari memancing dengan makan hingga mengerahkan 1 unit mobil Damkar.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Monyet itu kata Bima, sempat melawan petugas saat ditangkap. Namun akhirnya monyet berhasil ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB.

“Tadi menggunakan tangga, karung dan serokan jaring. Petugas sangat berhati-hati saat mendekati monyet itu. Saat mau disergap monyet sedikit melawan dan langsung ditutup dengan karung,” ujarnya.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Monyet liar tersebut, sambung Bima, diduga dari kawasan hutan selatan pemukiman warga. Untuk sementara dibawa ke pos pemadam kebakaran di Kecamatan Asembagus.

“Diduga monyet dari hutan yang mencari makanan, karena pemukiman penduduk tersebut berdekatan dengan kawasan hutan Banyuwangi Utara,” katanya menegaskan. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================