Soal Warga Meninggal Tak Dipinjamin Ambulan, Jaro Yanwar Minta Kadinkes Tegur RSUD Leuwiliang

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Video yang sedang viral hingga menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Pro kontra pun terlihat dari pelbagai komentarpun dilontarkan waega net yang, ada yang setuju dengan tindakan Kades Sadeng, ada pula yang memberikan nasihat.

Namun tak sedikit warganet yang mendukung aksi kades, dengan alasan kerap terjadi hal yang tidak menyenangkan yang dialami warga saat berurusan dengan RSUD Leuwiliang.

Ditemui di kantor, Kepala Desa Sadeng Yanwar mengutarakan kekecewaanya atas pelayanan rumah sakit plat merah yang dinilai buruk, karena tidak melayani pasien yang sesuai dengan harapan masyarakat.

“Bayangkan saja warga saya sudah meninggal, hanya urusan mobil ambulan saja warga saya sangat sulit mendapatkan fasilitas ambulan yang jelas – jelas ada di rumah sakit saat kejadian itu,” kata Kades.

BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

Jaro Yanwar, begitu disapa, meminta agar Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor segera memanggil petinggi RSUD Leuwiliang agar pelayanan di rumah sakit itu lebih memanusiakan manusia.

“Saya minta kepada Kepala Dinas Kesehatan, dokter Mike agar segera menegur direktur RSUD Lewiliang agar dilakukan pembenahan diinternal rumah sakit, khususnya dalam melayani pasien yabg sedang membutuhkan pertolongan sangat urgen,” tuturnya.

Dia sangat menyayangkan sikap pihak RSUD Leuwiliang yang seolah – olah nyawa manusia tidak berharga. Sebagai kepala desa, tentunya Jaro Yanwar punya kewajiban untuk membantu dan memperjuangkan warganya yang sedang membutuhkan pertolongan.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

“Saya bukan mencari sensasi, murni apa yang saya lakukan saat itu di rumah sakit tidak lain tidak bukan membantu dan memperjuangkan hak warga saya yang seharusnya mendpatkan pelayanan yang bagus dari RSUD Leuwiliang,” kata dia.

Dia menambahkan, dirinya akan terus memperjuangan warga kususnya masyarakat Sadeng yang membtuhkan bantuan.

“Saya akan terus membantu dan memperjuangan warga saya jika terjadi hal seperti kejadian di RSUD Leuwiliang. Sebagai pelayan masyarakat seharusnya instansi kesehatan harus lebih maksimal memberikan pelayanan, apalagi urusan kesehatan dan nyawa manusia,” pungkasnya. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================