Sementara Deden, saksi mata kejadian menyebut rombongan tersebut baru saja kembali dari wisata Green Villas Kampung Jogjogan, Desa Warga Jaya, Kabupaten Bogor usai melakukan cucurak (tradisi makan bersama menjelang puasa, red).

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

“Di sini memang sering terjadi kecelakaan, selain jalan sempit dan rusak juga biasanya sopir tidak menguasai medan jalan,”kata Deden.

Dengan demikian, ia berharap agar pemerintah segera memperbaiki akses jalan wisata di kawasan Sukamakmur. Mengingat saat ini kawasan Sukamakmur menjadi salah satu tujuan wisata alternatif selain kawasan puncak.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Setidakanya ada pelebaran dan perbaikan jalan. Ini kan akses alternatif menuju kawasan wisata,” pintanya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================