Yang kedua, sambung Susatyo adalah dimensi kesehatan yakni dengan menggelar sentra-sentra vaksin untuk memastikan agar para pemudik merasa nyaman dan aman dalam perjalanannya. Sentra vaksin ini Polresta Bogor Kota akan menggandeng pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Ketiga adalah dimensi ekonomi, berbagai kelangkaan-kelangkaan tentunya harus kami lakukan upaya bersama Pemerintah Kota Bogor agar tidak terjadi panic buying (perilaku membeli berlebihan, red) dan lain sebagainya,” tegas Susatyo.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Mantan Kapolres Sukabumi Kota itu melanjutkan yang keempat merupakan dimensi keamanan, seperti operasi miras, sajam termasuk knalpot racing. Sehingga pada pelaksanaannya nanti sebanyak 500 personil Gabungan akan bersama-sama menjaga agar tidak terjadi euphoria di awal Ramadan yang biasanya menimbulkan tawuran ataupun kejahatan lainnya termasuk juga yang meresahkan seperti, prostitusi online melalui aplikasi michat.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

“Saat ini maraknya begal payudara atau perbuatan asusila. Ini saya pastikan ditahan. Kami melindungi para wanita untuk bisa nyaman di Jalan Raya juga saat berkegiatan,” ujarnya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================