
“Nah, racikan itu saya kira yang harus pas. Ini adalah era kolaborasi,” katanya.
Pada kesempatan itu ia menyampaikan apresiasi kepada HMI yang telah mengambil visi Republik Indonesia menjadi tema organisasi Menuju Indonesia Emas 2045.
“Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berkolaborasi, berbagi peran. HMI harus mengikuti perkembangan zaman yang terus berubah. Ideologi Keislaman dan Kebangsaan, ini yang tidak dimiliki organisasi lain. Ini modal yang dahsyat menuju HMI Emas dan Indonesia Emas,” sebutnya.
Menurut dia, di depan Indonesia membutuhkan pemimpin hebat. Indonesia membutuhkan stok pemimpin dari berbagai tingkatan dan bidang.
“500 lebih kota perlu pemimpin-pemimpin handal. Ratusan BUMN dan ribuan BUMD, organisasi pemerintah butuh pemimpin yang handal untuk membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
“HMI dalam catatan sejarah jadi kawah candradimuka pemimpin-pemimpin di Indonesia, jangan sia-siakan itu. Siapkan itu, masa depan itu dijemput bukan dinantikan,” kata Bima Arya
Sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Bima Arya mengaku siap berkolaborasi dengan Ketum Badko di daerah untuk membangun bersama-sama Rumah Kebangsaan. “Ada 98 kota di APEKSI yang siap berkolaborasi dengan HMI,” jelasnya.(*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















