
Meningkatkan asupan serat
Perbanyak asupan serat terutama saat sahur. Asupan serat yang cukup tidak hanya mencegah sembelit, namun juga dapat mengurangi rasa lapar saat berpuasa. Makanan berserat dicerna lebih lambat sehingga dapat membuat kenyang lebih lama.
Untuk menambah asupan serat, perbanyak porsi buah, sayuran, dan makanan pelancar BAB lainnya dalam menu makanan. Jumlah asupan serat yang dianjurkan adalah minimal 18 gram per hari. Sebagai perbandingan, sehelai roti gandum, satu buah apel, atau satu buah pisang mengandung sekitar 2 gram serat.
Melakukan olahraga ringan
Olahraga ringan yang dilakukan secara rutin terbukti dapat membantu usus bergerak lebih aktif. Pergerakan usus yang baik akan mempermudah proses pengeluaran tinja dan mencegah terjadinya sembelit. Hindari melakukan olahraga berat yang menguras keringat selama berpuasa, karena dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan.
Selain melakukan ketiga hal di atas, pastikan menu makanan Anda bergizi seimbang dan diolah secara higienis. Jika sembelit tetap terjadi, Anda bisa menggunakan obat pencahar atau laksatif untuk memperlancar BAB. Gunakan obat pencahar sesuai aturan pakai, dan hindari pemakaian obat pencahar secara berlebihan atau untuk jangka panjang.
Bulan puasa merupakan bulan yang penuh berkah. Jadi, jangan sampai sembelit menjadi alasan bagi Anda untuk tidak berpuasa. Dengan melakukan cara-cara pencegahan sembelit di atas, diharapkan proses BAB Anda tetap lancar. Namun jika sembelit tidak juga membaik, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















