BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Perumda Tirta Pakuan mempersiapkan pengoprerasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PT. Unitex Tbk. Nantinya IPA PT. Unitex ini akan melayani wilayah Unitex dan zona 1 wilayah bawah seperti perumahan Intan Pakuan, wilayah Siliwangi dan sebagian Tajur.

“IPA Unitex progres terakhir untuk pemisahan jaringan listrik sudah dilakukan, interkoneksi juga sudah dilakukan. Saat ini kami mempersiapkan ruang operator sebagai sarana penunjang operasional Unitex mudah-mudahan Minggu depan running dengan kondisi saat ini, melihat kekeruhan malam hari tapi tidak begitu lama. Dari mulai bulan suci Ramadan,” ungkap Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, pada Rabu (20/4/2022).

Tirta pakuan
Tirta Pakuan Kota Bogor Siap Operasikan IPA milik Unitex.

Ardani melanjutkan, nanti dilihat apakah bisa melayani 24 jam atau hanya 8 jam saja, nanti dilihat sejauh mana pelayanan Unitex. Tetapi untuk pelayanannya batasi sampai Unitex melayani area atau wilayah zona 1 bagian bawah.

“Ya, seperti perumahan Intan Pakuan dan wilayah Siliwangi, sebagian Tajur akan dilayani Unitex. Untuk jumlah pelanggan masih dihitung masih melakukan rekayasa engineer. Untuk zona 2 juga biasa bantu zona 1 apabila ada persoalan. Tetapi nanti akan dipotong, zona satu mandiri. Antar zona semua sudah ada interkoneksi zona,” tuturnya.

BACA JUGA :  Penjualan Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dimulai, Ini Harga dan Fasilitas yang Didapatkan

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan memaparkan, IPA Unitex akan dicoba 6 bulan ke depan, dilihat kondisi WTP nya seperti apa dan air yang akan di hasilkan seperti apa.

“Dari situ kalau memang hasil kajian kami menguntungkan, kami akan tingkatkan dengan perjanjian kerjasama. Menginisiasi sama-sama kami, jadi waktu itu kondisi zona 1 sangat kekurangan atau defisit air. Setelah itu kami cari sumber yang memungkinkan, salah satunya kami dapat dari Unitex. Kebetulan dari informasi Unitex memiliki WTP yang ingin dikembangkan tidak akan dipakai lagi, tetapi kami kerjasamakan, dimulai menjajaki ke sana,” ungkap Rino.

Rino melanjutkan, kapasitas nya sendiri 50 liter perdetik menurut hasil kajian mereka, cuma pihaknya bakal mengecek kedepannya apa masih 50 liter perdetik atau kurang. Kalau kurang apa yang harus diperbaiki atau akan dimaksimalkan kebutuhan WTPnya. Unitex ini dikhususkan di zona 1, jadi zona satunya akan terbagi dua yang setelah Boxies 123 kebawah Tajur dari Unitex, sedangkan sebelum Unitex itu dari Rancamaya.

BACA JUGA :  Apple Perkenalkan Siri AI di WWDC 2026, Asisten Pintar dengan Kemampuan Lebih Canggih dan Personal

“Ya, jadi akan memudahkan buat pelanggan kami di sekitar zona 1 ini, kan selama ini kekurangan terus, teriak terus, pasti sering kekurangan air, hari ini kami buka solusi. Hari ini kami punya dua solusi yaitu kami buat WTP di Rancamaya dan di Unitex, yang Rancamaya kami mulai pending, kami lihat hasilnya di Unitex, seandainya Unitex ini bisa memenuhi kebutuhan, yang Rancamaya akan ditunda pembangunannya dikemudian hari, ya mungkin dua tahun kedepanlah setelah kebutuhan air bisa penuhi,” pungkasnya. (Aditya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================