BOGOR-TODAY.COM – Mudik sudah menjadi hal yang ditunggu-tunggu setiap mendekati hari Lebaran. Para perantau berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama sanak saudara.
Seiring dengan kegembiraan tersebut, mudik juga kerap memakan banyak korban. Sebagian besar pemudik menggunakan moda transportasi darat yang rentan mengalami kecelakaan.
Melansir klikdokter.com, Sabtu (23/4/2022), dr. Devia Irine Putri menyebutkan ada baiknya melakukan beberapa pemeriksaan kesehatan. Karena menurutnya, tes kesehatan sebelum mudik bermanfaat untuk memastikan pemudik dalam kondisi sehat dan dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kecelakaan atau komplikasi akibat penyakit yang dimiliki.
“Pemeriksaan kesehatan sebelum mudik membantu mengetahui kondisi secara keseluruhan sehingga dapat menilai kelayakan para pemudik untuk mengemudi kendaraan sehingga nantinya tidak membahayakan penumpang,” imbau dr. Devia Irine Putri.
Berikut beberapa jenis tes kesehatan sebelum mudik yang bisa dilakukan, antara lain:
- Pemeriksaan Tekanan Darah

Pemeriksaan tekanan darah berguna mendeteksi ada atau tidaknya risiko hipertensi pada diri Anda.
Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan dasar yang umumnya dapat dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat.
Dengan mengetahui tekanan darah, Anda bisa melakukan antisipasi agar terhindar dari penyakit hipertensi atau melakukan pengobatan rutin guna menghindari komplikasi.
Penyakit hipertensi seringkali tak menunjukkan gejala. Oleh sebab itu, banyak orang malas untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah. Padahal, dibutuhkan pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui apakah seseorang mengidap hipertensi.
- Pemeriksaan Gula Darah.

Tes kesehatan sebelum mudik yang lainnya adalah pemeriksaan kadar gula darah. Pemeriksaan gula darah membantu mengidentifikasi kadar gula darah di dalam tubuh, apakah tinggi atau rendah.
Secara umum pemeriksaan gula darah ini digunakan untuk mendiagnosis penyakit diabetes.
Apabila Anda terdiagnosis diabetes atau memiliki faktor risiko diabetes seperti obesitas dan adanya riwayat diabetes pada keluarga, sebelum mudik Anda bisa melakukan pemeriksaan ini.
Kondisi gula darah terlalu tinggi atau rendah dapat mempengaruhi kesehatan Anda, sehingga bisa mengganggu kenyamanan mudik.
- Pemeriksaan Kolesterol
Pemeriksaan kolesterol juga bisa Anda lakukan sebagai salah satu tes kesehatan sebelum mudik. Pemeriksaan ini membantu mengetahui kadar kolesterol Anda. Kolesterol yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Untuk itu, penting untuk dilakukan pemeriksaan kolesterol sebelum mudik. Dengan mengetahui risiko kesehatannya, Anda bisa melakukan pencegahan sedari dini.
- Pemeriksaan COVID-19

Pemeriksaan COVID-19 seperti tes antigen atau polymerase chain reaction (PCR) juga perlu dilakukan sebelum mudik.
Selain sebagai syarat perjalanan mudik, pemeriksaan ini membantu memastikan Anda dalam kondisi sehat atau tidak sedang terinfeksi COVID-19. Dengan demikian, tes ini dapat mencegah terjadinya penularan COVID-19 terhadap orang lain.
Selain pengguna kendaraan pribadi, pemeriksaan kesehatan sebelum mudik juga ditujukan untuk pengemudi kendaraan umum seperti bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi).
Pemerintah juga menyediakan posko-posko kesehatan di lokasi-lokasi yang dilalui jalur angkutan mudik Lebaran.
Posko tersebut akan melayani pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi yang memiliki waktu tempuh lebih dari empat jam atau melalui rute padat dan rawan kemacetan.
Apabila Anda membawa bayi dan lansia, individu yang memiliki riwayat penyakit kronis, dan orang yang baru saja menjalani operasi untuk mudik, pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter sebelum berangkat mudik.
Selain itu, bagi wanita hamil, pastikan bahwa kondisi kehamilan Anda aman untuk perjalanan yang jauh dan melelahkan.
Berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter kandungan sebelum berangkat mudik. Bila perlu, mintalah surat keterangan yang menyatakan kondisi Anda layak untuk perjalanan mudik.
Jangan lupa untuk menyiapkan obat-obatan pribadi dalam perjalanan mudik, terutama bagi Anda yang memiliki penyakit tertentu misalnya asma, penyakit kronis lainnya seperti darah tinggi, stroke, diabetes, dan penyakit jantung.
Kendaraan bermotor saja diperiksa rutin “kesehatannya” sebelum perjalanan jauh, apalagi tubuh kita yang tidak pernah berhenti bekerja. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















