BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Upaya mengurai kemacetan arah Puncak yang terjadi hari ini, Selasa (3/5/2022) PT Jasamarga mulai memberlakukan contraflow di ruas Tol Jakarta, Bogor, Ciawi (Jagorawi). Pemberlakuan itu atas diskresi kepolisian

Dalam keterangan tertulisnya, Jasamarga menyebut bahwa pemberlakuan contraflow dimulai sejak pukul 06.57 WIB. Contraflow diberlakukan pada KM 44+500 sampai dengan 46+500 khusus kendaraan yang akan menuju simpang Ciawi atau Sukabumi.

“Km 44+500 sampai dengan 46+500 khusus kendaraan yang akan menuju Simpang Ciawi/Sukabumi,” tulisnya.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, Jasamarga Metropolitan Tollroad telah memasang rambu-rambu dan menempatkan petugas pengaturan lalu lintas di lokasi contraflow.

“Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan uang elektroniknya untuk kenyamanan perjalanan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Dikabarkan sebelumnya, memasuki hari kedua Idul Fitri 1443 Hijriah, arus lalulintas di simpang Gadog menuju arah Puncak Bogor terpantau mengalami penumpukan kendaraan.

Kasatlantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata mengatakan volume kendaraan khususnya dari arah Jakarta menuju Puncak Bogor meningkat sejak pukul 04.00 WIB, baik roda dua maupun empat.

Dengan demikian, pihaknya memberlakukan sistem buka tutup satu arah atau one way dengan bergantian yang dimulai pukul 08.00 WIB pagi ini.

“Kami akan antisipasi dengan mengerahkan sedikitnya 175 personil kepolisian Satlantas Polres Bogor yang ditempatkan di sejumlah lokasi rawan macet, kami juga akan memberlakukan sistem one way atau satu arah bergantian” ujar Dicky kepada wartawan.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

Menurutnya, penyebab antrean kendaraan menuju Puncak, lantaran banyaknya wisatawan lokal maupun luar Bogor yang memanfaatkan momen libur Idul Fitri 1443 Hijirah.

“Salah satu penyebab tersendatnya antrian kendaraan akibat keluar-masuknya kendaraan yang akan dan keluar masuk lokasi wisata. Selain itu juga tempat-tempat pusat penjualan oleh-oleh khas Bogor dan buah-buahan di sepanjang jalur puncak menjadi ramai diserbu pembeli setiap kali libur panjang seperti saat ini,” terang Dicky. (B. Supriyadi)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================