
Dalam upaya pendinginan, Disdamkar Kota Samarinda telah menerjunkan sedikitnya 8 unit Tanki Fire Truck Disdamkar dan PMK Swasta serta dibantu oleh 15 Mesin Portable Relawan Kota Tepian.
“Api berhasil dipadamkan setalah satu jam upaya pendinginan atau sekitar pukul 13.20 wita,” ungkapnya.
Meski tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut, namun ada sekitar 8 Kepala Keluarga (KK) dengan 36 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal. Tak hanya itu, bahkan satu orang relawan mengalami kecelakaan saat sedang menuju ke lokasi kejadian.
“Api berkobar diduga dari salah satu kamar bangsal. Dugaan sementara akibat konsleting listrik. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















