Menguak Misteri Telaga Air di Dalam Lereng Bukit Gupak

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Buat kamu yang senang traveling mencari hal-hal yang baru berbau misteri dengan nuansa alam liar dan belum banyak diketahui banyak orang, mungkin Telaga Air di Dalam Lereng Bukit Gupak yang berada di Kampung Cibentang, Desa Wirajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor layak direkomendasikan untuk dikunjungi.

Pasalnya, keberadaan telaga air tersebut berada di dalam goa yang tampak dari depan berukuran dua kali dua meter namun saat sudah masuk kedalam cukup luas, dan lokasinya berada ditengah-tengah lereng bukit yang terbilang curam dengan ketinggian sekitar 450 sampai 500 meter di atas permukaan laut (MDPL).

“Keberadaan telaga air di dalam bukit batuan sedimen (Batu Lempung) yang mengeras dari jutaan tahun lalu itu memang cukup unik dan memiliki potensi wisata, pintu masuknya cukup kecil sekitar 2 kali 2 meter, sedangkan didalamnya lumayan luas sektar 40 meter lebarnya dan tinggi 15 meter” ujar dosen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), Dr. Taqiyuddin, Kamis (26/5/2022).

BACA JUGA :  Diduga Tolak Beri Uang, Satpam Kafe di Gunung Putri Dikeroyok

Menurut Dr. Taqiyuddin, potensi wisata tersebut terlihat saat dirinya datang kelokasi guna mendampingi mahasiswanya yang sedang melakukan penelitian dibeberapa desa yang berada di wilayah Kecamatan Jasinga, dimana potensi yang bisa dikembangkan diantaranya joging trek sepeda, Camp dengan panorama alam diatas bukit.

“kebetulan kita sedang melakukan penelitian di Desa-desa perbatasan untuk melihat potensi dan juga ingin tahu kadar air yang ada di kubah goa gupak ini. Untuk potensi wisata dari kondisi alamnya sendiri sebenarnya cukup mendukung, seperti ditambah penyediaan jalan buat joging trek sepeda misalnya,” ungkapnya

“Selain itu banyak karena intinya, tinggal bagai mana masyarakat mau menggarap dan membuat konsep wisatanya seperti apa, dan tentunya harus didukungan peran pemerintah juga, sebab bicara potensi yang ada di Desa Wirajaya ini cukup ada,” sambungnya.

BACA JUGA :  Ternyata Mengumpat Tidak Selalu Buruk, Ini Sejumlah Manfaatnya Menurut Penelitian

Ditempat yang sama, Yahya Afandi (23) warga Kampung Cibentang RT 02/03, Desa Wirajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor yang turut mengantar kelokasi tersebut menyampaikan, dirinya mengetahui goa tersebut sedari masih duduk di Sekolah Dasar,

“waktu kecil kami sering kesini maen, masuk dan mandi didalam, bahkan ketika masa pembagian raport sekolah masih inget kesini juga,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yahya memaparkan, terkait orang-orang yang pernah datang kelokasi tersebut terbilang belum banyak meski pernah ada yang berkunjung dari luar daerah seperti Banten dan Solo, namun rata-rata yang datang kelokasi tersebut kebanyakan mahasiswa.

“Dari Solo pernah dan Banten pernah kesini, rata-rata sama mahasiswa sih yang datang. kalo cerita-cerita rakyat sendiri paling saya pernah dengar dari orang tua kalau disini itu penghuninya ular besar, dan katanya tempat ini juga dulu untuk sembunyi warga maupun tentara ketika jaman Jepang dan Belanda,” Tukasnya. (Didin/CR)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================