
“Mereka sudah pernah ekspose beberapa waktu lalu. Tahun ini ya fokusnya finishing interior anggarannya Rp10 miliar. Nah ini kenapa masih ada kerja masang keramik, nach ini menjadi pertanyaan,” ujar Safrudin.

Anggaran untuk pembangunan gedung perpustakaan daerah ini juga diketahui memakan biaya mencapai Rp23,6 miliar yang dibagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama, anggaran yang digunakan sebesar Rp13,6 miliar. Anggaran tersebut berfokus pada pembangunan fisik gedung yang merevitalisasi bangunan eks DPRD Kota Bogor serta menambah bagian atap gedung.
Sedangkan anggaran Rp10 miliar yang dilelangkan pada tahun ini, berfokus pada interior dan mebeler yang baru selesai lelang dengan ditandai penandatanganan kontrak pada 13 Mei silam.
“Tentu berdasarkan hasil temuan ini, kami di Komisi I akan mendalami dengan melakukan pengecekan serapan anggaran. Nanti baru akan kita panggil dinas terkait dan kontraktornya,” tutup Safrudin. (Advertorial)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















