BOGOR-TODAY.COM, CIBUNGBULANG – Baik pihak Desa Galuga maupun pihak Kecamatan Cibungbulang, kompak menyalahkan alam penyebab ambrolnya Tembok Penahan Tebingan (TPT) di Kampung Sinar Harapan, RT 06/04, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

“Iya betul saya sudah tahu ada TPT yang baru dibangun ambrol dan penyebabnya itu akibat hujan deras. TPT itu rusak, karena ada faktor bencana alam, dan sekarang sedang dalam proses perbaikan,” ujar Camat Cibungbulang, Agung Surachman Ali saat dihubungi wartawan via seluler.

Rupanya, Camat Agung tidak menguasai aturan mekanisme pengerjaan proyek yang bersumber dari dana satu miliar satu desa (Samisade) yang menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ditanya keterlibatan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Baca Juga :  Resep Masakan Oseng Cumi Asin Cabe Ijo, Menu Makan yang Bikin Nagih

“Kalau boleh tidaknya dipihak ketigakan untuk pembangunan proyek Samisade itu, saya tidak tahu, sebaiknya dikonfirmasi ke pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Tidak ingin disebut gagal dalam menjalankan proyek Samisade yang menelan anggaran sebesar Rp 400 juta, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Galuga berjanji akan memperbaiki TPT ambrol yang ‘katanya’ disebabkan oleh faktor alam.

“Masa enggak diperbaiki, besok saya perbaiki. Jangan terlalu rame lah, karena kami juga tahu aturan, semuanya sudah kami tempuh,” ujar Kepala Desa Galuga, Endang Sujana saat dihubungi bia telepon oleh wartawan, Senin (13/6/2022).

Baca Juga :  Resep Membuat Sus Ragout, Enak bikin Ketagihan

Endang menyayangkan pemberitaan sejumlah media yang jelas slah satu tugasnya yakni kontrol sosial. Bahkan, kades tersebut menganggap pemberitaan di media membuat gaduh di desa yang dia pimpin.

“Jadi kalau bikin statement kalau bisa konfirmasi dulu. Karena memang kami juga sedang menunggu jawaban dari dinas-dinas baru kami perbaiki,” cetusnya.