Penganiayaan bermula pada Selasa (21/6/2022) sore. Sebelumnya, AD sempat dimandikan sang nenek dan digendong ibunya ke dalam kamar. Saat itu tersangka tersulut emosi karena korban rewel.

Eka lantas melempar korban ke tempat tidurnya. Selain itu, korban juga dipukul tersangka menggunakan tangan.

Pada Kamis (23/6/2022) dini hari, sang nenek sempat hendak memberikan susu kepada cucu AD. Namun, korban sudah lemas, lebam biru, dingin dan akhirnya meninggal dunia. Saksi sempat menanyakan ke Eka. Ironisnya, Eka justru mengancam akan membunuh ibunya jika melapor pada tetangga.

BACA JUGA :  Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Mengetahui anaknya tewas, pada Jumat (24/6/2022), Eka malah berangkat ke Yogyakarta untuk berlibur bersama suami R dan anak pertamanya.

Tersangka dan R sudah menikah siri selama lima tahun dan dikaruniani dua anak. “Tersangka ini sering menganiaya korban. Alasannya karena korban rewel suka nangis dan itu membuat tersangka jengkel dan emosi. Sejauh ini, suami tersangka tidak ikut terlibat,” tutup Roycke. –(Net).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================