Fakta yang selanjutnya adalah bahwa para pengunjung tetap harus membayar tiket masuk walaupun Kebun Raya Bogor sedang ulang tahun. Dulu, dalam rangka merayakan ulang tahun, Kebun Raya pernah dibuka secara gratis untuk umum. Namun, akibatnya pengunjung menjadi membludak, dan banyak koleksi tanaman serta taman menjadi rusak. Sampah-sampah juga banyak yang berserakan. Agar hal ini tidak terjadi lagi, maka pada Hari Ulang tahun Kebun Raya Bogor  pengunjung harus tetap membeli tiket masuk.

  1. Patung Tangan Tuhan

Kebun Raya Bogor

Di Kebun Raya Bogor, terdapat berbagai macam prasasti dan 360 patung yang sangat menarik untuk dilihat. Dua diantaranya adalah Patung Tangan Tuhan dan juga Patung Putri Duyung. Patung Tangan Tuhan sendiri adalah kenang-kenangan dari Pemerintah Swedia pada tahun 1963 yang lalu pada saat momen Papua bergabung dengan Indonesia. Sedangkan patung putri duyung itu sendiri terinspirasi oleh cerita Hans Christian Andersen yang bertajuk Little Mermaid. Jika kamu ke Kebun Raya Bogor jangan lupa untuk berfoto di kedua patung ini ya.

  1. Makam Istri Prabu Siliwangi

Kebun Raya Bogor

Fakta tentang Kebun Raya Bogor yang selanjutnya adalah terdapat makam istri dari Prabu Siliwangi. Istri Prabu Siliwangi tersebut bernama Ratu Galuh. Di Kebun Raya Bogor terdapat makam yang dipercaya sebagai makam dari Ratu Galuh ini. Makam ini dianggap sebagai tempat yang keramat. Keberadaannya ini dipercaya telah ada sekitar 600 tahun yang lalu. Pada tahun 1946 Makam ini baru ditemukan oleh H.Rahmat. Di makam ini pada pusarannya akan kita dapatkan replika mahkota emas di atas pusarannya tersebut. Pengunjung disarankan banyak memanjatkan doa dan menabur bunga ketika berkunjung ke makam ini.

  1. Bangunan Bekas Laboratorium
BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Kebun Raya Bogor

Yang selanjutnya adalah terdapat sebuah bangunan bekas laboratorium. Dari namanya kamu pasti sudah membayangkan sebuah bangunan tua yang di dalamnya terdapat berbagai gelas ukur, Erlenmeyer, dan juga tabung reaksi layaknya sebuah bekas laboratorium. Betulkah? Ternyata betul. Bangunan bekas laboratorium yang terdapat di Kebun Raya Bogor ini dahulu merupakan sebuah laboratorium untuk meneliti koleksi botani yang didirikan pada tahun 1884. Nama sebenarnya dari bangunan ini adalah Treub laboratory, disesuaikan dengan nama pendirinya,  yaitu seorang peneliti botani berkebangsaan Belanda bernama Melchior Treub.

  1. Monumen Lady Raffles

Kebun Raya Bogor

Yang terakhir adalah Monumen Lady Raffles. Jika diamati memang tidaklah terlalu istimewa. Monumen ini hanya berupa gazebo dengan delapan tiang sebagai pilarnya. Namun ketika kamu bergerak lebih dekat, kamu akan menemukan sebuah prasasti yang bertuliskan:

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Oh thou whom neer my constant heart (Kamu yang selalu berada di hatiku);

One moment hath forgot (Tak pernah sedikitpun kulupakan);

Tho fate severe hath bid us part (Walaupun takdir memisahkan kita);

Yet still – forget me not (Janganlah pernah lupakan aku)

Ternyata, Monumen tersebut memiliki cerita yang sangat romantis tentang Sir Stamford Raffless dan istri pertamanya yang bernama Olivia Mariamne Devenish (lady Raffles). Lady Raffles kemudian wafat karena menderita penyakit Malaria, selama enam bulan sebelum wafat beliau tinggal di Kebun Raya Bogor. Karena itulah monument ini dibuat untuk mengenang jasad beliau. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================