Tak hanya itu, dia pun harus mengurus hewan ternak seperti unta dan ayam. Dia bercerita, dirinya kerap dimarahi oleh majikan jika salah dalam melakukan pemerahan terhadap susu unta. Padahal, itu pekerjaan yang baru pertama kali dilakoninya.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

“Sering memerah susu unta, saya awal takut sampe nangis tetapi pada saat saya menangis saya dimarahi. Saat itu enggak didampingi (majikan),” ujarnya.

Cerita sedih lainnya yang dialami oleh Dewi adalah, selama bekerja dia tidak diperkenankan untuk menelepon atau menghubungi keluarga di kampung halaman. Bahkan, dia pun tak memegang gaji hasil dia bekerja.

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

“Enggak boleh menelepon keluarga. Enggak megang uang sama sekali. Gaji dikirim langsung ke keluarga,” ucapnya. –(Net).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================