
“Kenapa jalan kaki? Karena trotoarnya nanti sudah bagus sehingga ketika trotoar sudah bagus, UMKM sekitar Margonda hidup, karena kalau orang jalan kaki pasti ingin beli ini itu,” sambungnya.
Selain trotoar, Imam juga mengatakan, sebenarnya fasilitas publik untuk berkumpul sudah memadai, di antaranya adalah alun-alun. Bahkan, Politikus PKS itu menyombongkan alun-alun Depok sebagai yang terkeren di Indonesia.
“Saya sudah keliling Indonesia itu alun-alunnya tidak ada yang sekeren Depok,” kata dia.
Trotoar di kawasan Margonda, Depok, sebenarnya baru selesai direnovasi pada akhir tahun lalu. Penataan trotoar di Jalan Margonda Raya, Depok, rampung dikerjakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pada 27 Desember 2021.
Namun penataan trotoar segmen 1 itu hanya dilakukan sepanjang 700 meter Penataan trotoar tersebut menghabiskan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Depok sebesar Rp 2,5 miliar.
Trotoar tersebut memiliki lebar 3 meter dan ketinggian 14 sentimeter dari permukaan jalan. Di sisi timur, trotoar terbentang dari simpang Jalan Siliwangi sampai Jalan Dahlia.
Sementara itu, di sisi barat, trotoar dibangun dari jalan masuk Kafe Poelang Kampung sampai pintu keluar Balai Kota Depok. Trotoar tersebut dilengkapi guiding block (jalur penyandang disabilitas) sehingga ramah bagi penyandang disabilitas. Pengguna kursi roda juga dapat melintasi trotoar. –(Net).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















