Ketua Pansel direksi Perumda PPJ Kota Bogor, Hanafi. (Foto: Bogor-today.com)

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mencatat tahap Peserta Penerima Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2022 mencapai 14.000.

“Dari total pendaftaran hampir 14.000 lebih, tetapi yang diterima hanya sekitar 5.600. Tentunya lebih banyak yang tidak diterimanya. Siswa yang tidak diterima di SMPN, masih ada SMP swasta sebanyak 107 sekolah, tentunya untuk swasta pastinya dibantu oleh pemkot bogor dari dana BOS dari pusat,” ungkap Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi kepada wartawan, Kamis (21/7/2022).

Dia memastikan, PPDB tahun 2022 ini berjalan lancar dan pihaknya akan terus melakukan evaluasi guna menyempurnakan sistem zonasi pada PPDB. Selain itu, Disdik juga berencana akan menambah Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Hanafi memaparkan, dengan animo masyarakat yang cukup tinggi untuk masuk ke sekolah Negeri, tahun ini yang daftar itu kurang lebih 14 ribu lebih hampir 15 ribu, sehingga tentunya terbatas.

“Sehingga kami evaluasi PPDB tahun ini pun tidak juga bisa memuaskan semua pihak. Karena, rasio yang daftar dengan yang diterima jauh sekali. Sedangkan sekolah SMP di Kota Bogor itu terbatas,” tuturnya.

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Menurutnya, evaluasi jangka panjangnya kami akan menambah sekolah di titik-titik yang notabene masyarakat kita yang merasa tipis berkesempatan masuk sekolah negeri. Paling tidak rasionya di Kota Bogor itu ada 30 SMP, belum lagi berbicara tenaga pengajar dan tenaga pendidik. Yang jadi persoalan kan hari ini adalah persoalan kekurangan guru dan sebagainya.

“Kendala-kendala itu kan bukan merupakan sesuatu yang membuat kami pesimis. Kami akan lakukan terus apapun alasannya masyarakat kita butuh sekolah, kita kan mengejar capaian sekolah,” pungkasnya. (Aditya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================