Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan Kota Bogor)

PADA pertengahan juli ini, selamat bagi para peserta didik baru untuk masuk sekolah tahun pelajaran 2022/2023. Diantara para peserta didik baru ini, pasti ada yang senang dan bahagia karena diterima pada sekolah sesuai dengan pilihannya, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Bahkan untuk sekolah swasta tertentu yang sudah maju, berkualitas, dan menjadi pilihan serta rebutan masyarakat, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah ini sudah dibuka pada bulan nopember-desember dan ditutup pada bulan januari. Sementara sekolah negeri baru dibuka dan pengumuman PPDB sekitar bulan juni-juli.

Baca Juga :  Kades Cantik di Tambun Jadi Tersangka dan Ditahan Akibat Pungli

Yang jadi masalah jika ada peserts didik baru yang masuk di sekolah tapi tidak sesuai dengan keinginannya. Hal ini biasanya terjadi pada peserta didik dan orang tuanya masih berprinsip negeri minded, yaitu prinsip yang lebih mementingkan dan menomor satukan sekolah negeri dibanding dengan sekolah swasta.

Memang tidak bisa dipungkiri, sekolah di negeri itu banyak gratisnya, sarana dan prasarana baik dan tenaga guru yang berkualitas. Guru juga lebih tenang dengan ststusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan kata lain sekolah negeri itu zone nyaman.

Baca Juga :  Pria Curi Ikan Teri Terekam CCTV, Pedagang Alami Kerugian Rp4 Juta

Tapi sekolah negeri juga punya kelemahan, yaitu para guru dan staf kurang punya merasa memiliki sekolah, kurang ikhlas dalam bekerja, karena didorong oleh loyalitas yang semu. Kekurangan sekolah negeri yang lain adalah gurunya kurang tantangan, karena tidak perlu pusing-pusing untuk mencari murid.