
“Saya ini mewakili daerah yang memang kontras dengan Kota Bogor dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tergolong tinggi sementara Kabupaten Cianjur IPM-nya berada diurutan terakhir. Ini memang sangat kontras apabila memang terbangun kesadaran masyarakat untuk bisa bekerjasama mengurai persoalan masyarakat di Kota Bogor tentunya juga bisa berkontribusi membantu tetangga kita di Kabupaten Cianjur,” bebernya.
Di sana ( Cianjur) sambung Budhy merupakan daerah pertanian, sedangkan di sini (Bogor) adalah daerah konsumsi pertanian yang tinggi. Jadi sudah semestinya bisa terjalin kerjasama untuk itu.
Agar terjalin kerjasama itu, Budhy meminta bagaimana membentuk karakter SDM di masyarakat dan mengubah pola pikir. Untuk menanamkan nilai-nilai di dalam pola pikir ini ia berharap para budayawan bisa berperan aktif di dalam mengurai persoalan di Kota Bogor.
“Karena persoalan di kota Bogor harus dimulai juga dengan membangun karakter kebersamaan dan kepedulian dari masyarakat,” ungkapnya.
Dari kondisi tersebut, Budhy mencontohkan banyak sekali persoalan sepele hingga kemudian terjadi tindakan radikal. Budhy menduga kejadian tersebut dikarenakan kondisi bumi yang sudah semakin panas.
Ia berharap, dengan sosialisasi empat pilar ini bisa mendinginkan kondisi masyarakat saat ini, sehingga dapat membangkitkan kepedulian masyarakat Kota Bogor terhadap masalah-masalah. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















