BOGOR-TODAY.COM –  Kata ‘Slebew’ sudah tak asing di dengar, akhir-akhir ini marak digunakan khususnya oleh kalangan remaja. Kata ‘slebew’ belakangan dipopulerkan oleh Jasmine Laticia atau Jeje Citayam, hingga dia kemudian dikenal dengan nama Jeje slebew.

Kata ‘slebew’ ini menjadi populer dan dikenal luas sehingga makin populernya komunitas SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok) atau yang dikenal sebagai Tren Citayam Fashion Week.

Saat ditelusuri, rupanya kata ‘slebew’ tidak dapat ditemukan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Namun dalam google translate kata ‘slebew’ berarti ‘tidur nyenyak.’

Melalui penelusuran lainnya, bahwa kata ‘slebew’ memiliki arti yang kurang pantas. Kata ‘slebew’ dikategorikan sebagai bahasa slang atau bahasa gaul yang berkaitan dengan konten pornografi.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalu Lintas, Truk Pikap Bawa Kaca di Buahbatu Bandung Terguling

Kosakata tersebut digunakan untuk memperhalus kata dewasa yang merujuk pada seks, mesum, dan pornografi agar tidak terlalu vulgar. Bahkan kata ‘slebew’ termasuk kata yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) karena memiliki hubungan dengan ratusan situs dewasa.

Dulunya, kata ‘slebew’ digunakan para penyedia situs dewasa untuk menyamarkan kata yang bersifat vulgar agar tidak terlalu mencolok.

Arti slebew diduga plesetan untuk kata yang berbau mesum dan porno. Bahkan, tak jarang ada juga yang mengartikan kata ‘slebew’ sebagai hubungan seks.

Baca Juga :  Keren, Karya Batik FridAulia Indonesia Tampil di Melbourne Australia

Kata ‘slebew’ juga masuk ulasan situs FP Darkside of Dimension dalam kategori hal-hal berbau pornografi agar tidak terdengar menjijikkan. Sebelum viral akhir-akhir ini diketahui kata ‘slebew’ pernah populer pada tahun 2011.

Hukum Islam tentang Berkata Buruk dan Kotor

Merujuk pada keterangan di atas, diketahui bahwa istilah slebew digunakan untuk hal-hal negatif yang berbau pornografi dan diduga kuat mengarah pada hal yang buruk. Atas dasar tersebut, kata slebew  dapat dikategorikan sebagai kata-kata yang buruk dan kotor.

Islam sangat melarang manusia untuk berkata buruk dan kotor sebagaimana firman Allah dalam QS An-Nisa ayat 148: