Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Bima Arya Paparkan Nilai Demokrasi

Indonesia sebagai salah satu negara besar kata Bima Arya, memiliki modal demokrasi yang berasal dari kebiasaan bangsa Indonesia, yaitu musyawarah atau dialog. Jika suatu persoalan selalu di voting bahayanya adalah keputusan yang diambil belum tentu mempertimbangkan banyak sekali latar belakang karena informasi yang terbatas.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

“Musyawarah atau dialog itu penting. Setiap kali ada perbedaan dalam menghadapi persoalan, saya menghindari sekali voting, dengan dialog akan muncul opsi C selain A atau B. That’s is the beauty of consensus (itulah keindahan konsensus), demokrasi tidak harus voting, musyawarah diutamakan. Itulah Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Selain membutuhkan regulasi, demokrasi juga memerlukan edukasi. Bima Arya menambahkan, demokrasi yang dibangun diatas perut yang lapar dan otak yang kosong hanya akan menghasilkan anarki. Untuk itu demokrasi harus memerlukan edukasi. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================