
Dalam rupiah, per 1 gram racun kalajengking bubuk adalah seharga Rp 2.780.000. Maka harga 1 liter (1000 gram) racun kalajengking adalah Rp 2.780.000.000 (dua miliar tujuh ratus delapan puluh juta rupiah).
Mengekstrak 1 liter racun kalajengking
Berdasarkan data yang diperoleh dari Walter Reed Biosystematics Unit, seekor kalajengking rata-rata dapat memproduksi 0,5 mg racun setiap harinya. Angka ini diperoleh dengan catatan kita tidak ingin mengganggu kesehatan kalajengking.
Dengan asumsi bahwa proses ekstraksi dilakukan tiga kali seminggu, maka setiap bulannya terdapat duabelas kali proses ekstraksi.
Jika target kita mengumpulkan 1 liter racun kalajengking setiap bulan, maka kita harus mengekstraksi 83,33 gram racun kalajengking setiap harinya. Otomatis, kita membutuhkan setidaknya 166.667 kalajengking.
Terkait biaya, dalam bisnis kalajengking adalah biaya perawatan. Mulai dari rekayasa lingkungan untuk memastikan kalajengking selalu sehat, pakan, perawatan kandang dan obat, serta biaya keamanan dan keselamatan kerja.
Selain itu, proses ekstraksi racun juga harus dilakukan dengan keterampilan dan ketelitian tinggi. Untuk itu, gaji bagi pengekstrak racun kalajengking otomatis akan tinggi.
Peluang dan tantangan
Sementara, sebuah diskusi di forum quora.com, menyebut kebanyakan peserta diskusi atau diskusan beranggapan bahwa menjual racun kalajengking tidaklah mudah. Ada juga yang mengatakan bahwa “pengorbanannya” tidak sebanding dari hasil yang didapat.
Di luar itu semua, terdapat diskusan yang beranggapan bahwa pebisnis yang bisa “memenangi” persaingan bisnis kalajengking akan menjadi kaya-raya dikarenakan harga jual racun kalajengking yang tinggi. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















