
BOGOR-TODAY.COM, CINA – Sebuah perusahaan teknologi di Zhengzhou, Cina dilaporkan lantaran telah menghukum sejumlah karyawannya dengan menelan tabung mustard hingga memakan telur mentah. Kasus itu muncul usai seorang karyawan magang berinisila DU mengeluhkan pengalamannya itu di media sosial pribadinya.
DU mengklaim bahwa perusahaan tersebut memiliki aturan aneh, dimana karyawannya harus menelan telur mentah jika mereka tidak mendapatkan cukup pesanan dalam jangka waktu tertentu atau gagal memenuhi harapan manajemen.
Dia mengaku magangnya dihentikan setelah dia menolak untuk mematuhi aturan yang tidak masuk akal.
Atas kasus itu, brigade pengawasan ketenagakerjaan Distrik Jinshui, Kota Zhengzhou dikabarkan sedang menyelidikinya, akan tetapi para ahli hukum mengklaim bahwa mereka membutuhkan lebih dari kesaksian DU, karena magangnya yang tidak dibayar tidak memenuhi syarat sebagai pekerja, sehingga tidak termasuk dalam undang-undang perburuhan. Namun, jika ada karyawan lain yang bersaksi melawan perusahaan, semuanya akan berbeda.
Sementara pihak menajemen dalam surat pernyataannya menyebutkan bahwa hukuman konsumsi telur mentah oleh karyawan merupakan bentuk motivasi.
“Karyawan bertanggung jawab atas hasil dalam proses penjualan, dan penghargaan dan hukuman juga didefinisikan dengan jelas dalam proses implementasi. Tanpa mereka, manajemen sehari-hari tidak mungkin,” tulis manajemen perusahaan dalam sebuah pernyataan.
Melansir odditycentral.com, Rabu (24/8/2022) bentuk hukuman seperti itu kerap terjadi di Cina. Beberapa tahun yang lalu, terdapat satu perusahaan yang memaksa pekerjanya memakan kecoak karena gagal memenuhi target penjualan, dan kemudian ada perusahaan lain yang membuat karyawannya merangkak di jalan untuk menebus hasil yang tidak memuaskan. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















