Dari kelincahan tangannya, kembang gula beragam warna itu disulapnya menjadi serat-serat menyerupai rambut nenek yang unik dan memiliki citra rasa yang khas.

“Untuk harga saya jual Rp.3000,”katanya.

Selain menjadi mata pencahariannya, Sunarto berjualan rambut nenek tersebut sekaligus memperkenalkan kepada anak-anak zaman sekarang agar dapat merasakan apa jajanan orang tua dulu.

BACA JUGA :  Maknai Idul Adha, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang Dorong Penguatan Nilai Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial

“Mau laku atau engga yang penting saya jualan, alhamdulillah ada saja yang beli, ini juga saya kenalin ke anak-anak karena banyak yang penasaran dan belum tahu apa itu rambut nenek,”pungkasnya. (Fadilah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================