
“Kalau tahapan, mulai dari ujian tertulis, ujian fisik, dan jurus. Selain itu pula kedisiplinan para peserta pun menjadi penilai. Karena yang menjadi penilaian, selain yang tadi itu mulai dari hafalan jurus, teori, visi dan misi perguruan pun menjadi bahan untuk yang diujiankan,” jelasnya.
Dia berharap, dengan diadakannya ujian keanikan tingkat sabuk ini bisa mewujudkan manusia yang beriman, bertaqwa, tangguh, sehat, terampil dan bertanggung jawab serta mengamalkan nilai pancasila.
“Selain untuk pengkaderan, hal ini sebagai bentuk pembinaan agar para pesilat mempunyai mental yang kuat dan kokoh,” jelasnya.
Dikatakan Yana, perguruan Pusaka Padjajaran sempat mewakili Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, juga sempat menjuarai Festival Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor di tingkat Jawa Barat. (Aditya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















