Untuk itu, Atang mengimbau kepada Kelurahan dan Kecamatan selalu antisipatif untuk memeriksa saluran yang tidak berfungsi akibat penyumbatan sampah agar segera diselesaikan, sehingga ketika curah hujan tinggi tidak menyebabkan luapan yang mengakibatkan longsor.

BACA JUGA :  Kebiasaan Penumpang yang Kerap Membuat Pramugari Kesal, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

“Karena kita temukan faktanya demikian. Seperti di bantarjati rw 3 itu, karena salurannya mampet, meluber ke lereng akhirnya memggerus lereng dan ambrol,” ungkapnya.

Atang menjelaskan, yang menjadi catatan Pemkot ialah peta potensi bencana, penganggaran dan kesigapan Pemerintah di wilayah Kecamatan dan Kelurahan.

BACA JUGA :  Hukum Makan dan Minum Menggunakan Wadah Emas dalam Islam, Haram atau Makruh?

“Selanjutnya proses untuk pencairan BTT yang agak birokratif ini perlu dipotong, karena harus dibedakan antara kondisi urgen dengan kondisi biasa saja,” jelas Atang. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================