“Tiap sabtu dan minggu rata-rata ada 15 sampai 20 warga yang datang untuk mengurus sertifikat tanahnya,” tuntasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengingatkan pentingnya mengejar target Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Dengan demikian diharapkan akan menyebabkan pelayanan kepada masyarakat menjadi transparan, cepat, efektif dan efisien. Sejauh ini capaian pendaftaran tanah di Indonesia sudah mencapai 81,6 juta bidang atau setara dengan 64,7 persen untuk mencapai target 100 persen pada tahun 2025, maka harus menyusun strategi yang terbaik.

BACA JUGA :  Ghana Taklukkan Panama, Persaingan Grup L Piala Dunia 2026 Kian Memanas

Tak hanya itu, Iwan juga menyebutkan, sejalan dengan tugas yang diberikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) ia mengajak masyarakat untuk melaksanakan percepatan pendaftaran tanah melalui PTSL. Penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan dengan reforma agraria, serta pemberantasan mafia tanah.

“Saya mengingatkan pentingnya mengejar target PTSL, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas produk yang dihasilkan, sehingga tidak menimbulkan residu dan masalah di kemudian hari. Konflik pertanahan yang sering timbul karena ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah,” ujar Iwan.

BACA JUGA :  Waspada! Ini Deretan Menu Sarapan yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik

Oleh karena itu, sambung Iwan, beberapa permasalahan dapat diatasi dengan skema reforma agraria. Dengan mendistribusikan tanah-tanah kepada masyarakat, ini harus menjadi perhatian khusus dan segera diselesaikan.

Sebab, sampai saat ini mafia tanah sangat meresahkan masyarakat sehingga masih banyak pengaduan terkait hal tersebut, oleh karena itu Iwan meminta bersama-sama memberantas mafia tanah sampai tidak ada lagi mafia tanah di bumi Indonesia. (Fadilah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================