Menurut Tulus, atas kejadian ini tidak ada barang atau dokumen penting yang rusak. Seluruh dokumen sudah diamankan, dan sebagian sudah dialihkan ke digital.

Pelayanan kepada masyarakat pun, Ia menjamin tidak ada kendala. Saat ini meski masih dalam proses pembersihan kantor, pelayanan masih berjalan seperti biasa. “Dokumen berkas aman karena kan sekarang sudah pakai digital. Pelayanan juga enggak masalah bisa langsung berlangsung lagi,” tuturnya.

BACA JUGA :  Dedie Rachim Usul PBI BPJS Kesehatan Ditanggung Pusat, Ini Dampak Besarnya Bagi Kota Bogor

Kata Tulus, selama air merendam lantai pertama gedung, aliran listrik langsung diputus. Ini untuk meminimalisir terjadinya korsleting listrik. Pihaknya juga langsung melakukan mitigasi dan pengecekan saluran air di sekitar gedung untuk mencari tahu penyebab air bisa masuk ke dalam ruangan. Padahal, selama ini Gedung PBJ tidak pernah terendam banjir.

BACA JUGA :  Jaro Ade Ungkap Tiga Rumus Dongkrak PAD Lewat UMKM

“Selama saya di sini, baru ini ada kejadian banjir. Dulu pernah tetapi sebelum bangunana direnovasi. Karena memang konturnya seperti ini (menurun), pengaturan air sedang dibuat dan kami telusuri kenapa saluran air bisa tidak berjalan,” jelasnya. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================